Jumat, 27 Februari 2015

Anak Indonesia

Anak Iiandonesia Berprestasi Dun
Kita pasti bangga jika mempunyai anak-anak berbakat, kreatif dan mengharumkan nama Indonesia di mancanegara. Ya, anak-anak muda adalah generasi penerus bangsa ini di masa mendatang. Usia muda bukanlah penghalang bagi mereka untuk menunjukan pada dunia kemampuan dan skillnya. Di saat anak-anak lain cuma sibuk nonton TV, main playstation dan kebut-kebutan pake motor, anak muda yang berikut ini malah mendunia berkat prestasi mereka.
Adalah Agasha Kareef Ratam, usianya masih sangat muda baru 15 tahun dan merupakan alumnus dari SD Al-izhar Pondok Labu (Jakarta Selatan). Cucu dari mantan presiden BJ Habbie ini lahir di Boston 21 November 1997. Tapi, di kancah internasional Olimpiade Matematika prestasinya jangan diragukan lagi. Di kompetisi tingkat dunia ini dia sudah berkali-kali mengharumkan nama Indonesia. Bersama tiga orang temannya, Rezky Arizaputra (siswa SD Al Azhar 13 Rawamangun, Jakarta Timur) Nicolas Steven Husada (siswa SD Universal Jakarta Utara) dan Stanley Orlando (siswa SD Santa Ursula Jakarta) telah mengikuti Po Leung Kuk 13th Primary Mathematics World Contest (PMWC) di Hongkong pada Juli 2010. Agasha berhasil merengkuh medali emas (Kategori tim) dan perak (kategori individual).
Tidak hanya sampai di situ saja, sebelumnya bersama rekannya juga dari sekolah lain, dia meraih 4 medali emas di Yogyakarta pada 8-14 November 2009 dalam Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam International Tingkat Dasar (IMSO) serta membawa Indonesia meraih juara umum dengan memboyong 6 emas dari 9 negara peserta. Lalu pada 27-30 Oktober 2009 dalam 3th Wizards at Mathematics International Contest (Wizmic) di Lucknow, India, Agasha juga mendapat penghargaan Overall Champion. Dan yang terbaru dalam ajang International Indonesia Mathematics Competition (IIMC) untuk jenjang SMP di Bali 18-23 Juli 2011, berhasil membawa Indonesia menduduki peringkat ketiga dari 28 negara yang menjadi peserta.
Menurut Bunda Agasha, Ashoya. SH, anaknya sudah menyukai matematika sejak kecil. Dia tidak pernah mengikuti les tambahan matematika, tapi berhasil memenangkan berbagai kompetisi matematika beberapa tahun yang lalu untuk tingkat provinsi DKI Jakarta. Atas prestasinya juga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahkan penghargaan Satyalancana Wira Karya kepada Agasha, sebuah penghargaan untuk pemenang lomba sains dan olahraga tingkat internasional.
Di dunia balap mobil, Indonesia mempunyai satu nama yang patut dibanggakan. Ya, Rio Haryanto, berusia 19 tahun yang kini membalap untuk tim Carlin di ajang GP2 Series. Di ajang Formula Asia tahun 2009, Rio menempati urutan pertama untuk kategori Asia dan ketiga kategori internasional. Dalam Formula Asia tersebut Rio 7 kali finish di urutan pertama. Mengawali balapan dari arena gokart tahun 2002, Rio yang mewarisi bakat membalap dari ayahnya, Sinyo Haryanto, berhasil meraih Juara Nasional gokart kelas kadet. Semenjak itulah dia bercita-cita untuk menjadi pembalap profesional F1. Berkat keberhasilannya di ajang GP3, Rio menjadi pembalap termuda di dunia yang telah menguji coba mobil F1 di Sirkuit Abu Dhabi pada November 2010.
Pemuda yang sekarang tinggal dan menuntut ilmu di Singapura ini mengatakan kunci suksesnya selama ini adalah dukungan penuh dari kedua orang tuanya dan pola hidup sehat. Setiap hari, selain kegiatan sekolah Rio disibukkan dengan rutinitas olahraga, seperti lari sejauh 10-12 kilometer, renang dan latihan beban yang didampingi oleh pelatih fisik khusus dari Belanda, Dennis Van Rhee. Berkat prestasi dan pola hidup sehat yang dijalaninya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengangkat Rio sebagai Duta Anti Narkoba tahun 2009. Selain itu, pada tahun 2010 dia juga ditunjuk menjadi Duta Komodo untuk mempromosikan Pulau Komodo sebagai salah satu pemenang New7Wonder, satu dari tujuh keajaiban dunia.
Lain lagi dengan remaja yang satu ini, kegemarannya bermain game ternyata mengantarkan dirinya menjadi salah satu pencipta game dan software mobile termuda di dunia. Di usia 13 tahun Fahma Waluya Rosmansyah berhasil memperoleh penghargaan APICTA Awards dalam lomba pembuatan software di Kuala Lumpur (Malaysia) dalam ajang Asia Pacific Information and Communication Technology Award (APICTA) International pada Oktober 2010. Fahma telah berhasil membuat software mobile untuk ponsel diantaranya, DUIT (Doa Usaha Ikhlas dan Tawakal), Bahana (Belajar Huruf Warna Angka), Mantap (Matematika untuk Anak Pintar), Doa Muslim (Prayers for Children) dan Enrich (English for Children). Game terbaru yang diciptakannya adalah Raid The Mice. Sebuah game permainan dengan tema anti korupsi dan pernah dicoba langsung oleh Ketua KPK Abraham Samad pada awal Februari 2012 lalu. Sejak umur 11 tahun Fahma memang sudah menonjol dalam pemograman dan pernah dinobatkan sebagai programmer termuda dalam Ovi Store Nokia.
Kemiskinan bukan menjadi alasan untuk tidak berprestasi, adalah Ni Wayan Mertayani, berumur 14 tahun, pelajar SMP 2 Abang, Karang Asem Bali ini, seorang anak yatim setelah ditinggal ayahnya. Hidup bersama ibunya, I Nengah Kirem, Mertayani sejak kecil sudah diajarkan untuk hidup mandiri, sepulang sekolah biasanya dia membantu ibunya yang seorang pemulung memungut sampah di dekat pantai. Selain itu, Mertayani juga berjualan makanan sekedar untuk membantu menopang hidup dan sekolah. Lokasi rumahnya yang berdekatan dengan pantai, membuat para turis kerap singgah ke tempatnya.
Dan suatu ketika, rumahnya kedatangan seorang turis dari Belanda bersama temannya. Mertayani kemudian iseng meminjam kamera turis tersebut. Kemudian kamera tersebut digunakan olehnya untuk memotret beberapa objek foto. Lalu turis itu menyarankan agar Mertayani mengikuti Lomba Fotografi Internasional di Belanda yang diadakan oleh yayasan Anne Frank. Berbekal 15 foto hasil karyanya, dia berhasil meraih Juara pertama dari 200 fotografer dari berbagai negara.
Prestasi yang dipersembahkan oleh anak-anak bangsa di atas adalah berkat dukungan dari orang tua. Sangat penting untuk bagi orang tua untuk selalu mendukung kegiatan anak yang sifatnya positif. Kemiskinan bukan alasan untuk tidak meraih prestasi. Seperti dikutip dari perkataan Ni Wayan Mertayani “ Uangku memang terbatas, tapi mimpiku tidaklah terbatas”. Apakah kamu calon anak berprestasi selanjutnya? Ayo buktikan!
Sumber : indonesiaberprestasi. web.id
kompas.com

PEMAIN CATUR TERBAIK TINGKAT DUNIA TAHUN INI

Pemenang Catur Dunia Tahun 2013 -Bulan Nevember lalu baru selesai pertandingan Catur dunia yang diadakan di Kota Chennai merupakan salah satu kota di Negara IndiaBabak Final yang mempertemukan antara Magnus Carlsen dari Norwegia melawan Visnawathan Anand (Tuan rumah), pada 22 November lalu rupanya tidak bisa dipertahankan oleh sang Juara bertahan yakni Anand. 

PERMAINAN CATUR DUNIA TAHUN INI

Sang Juara Catur Dunia 2013 ini mampu mengalahkan Anand dengan skor 6,5 - 3,5. Dengan kemenangan Magnus Carlsen ini juga menghantarkan Norwegia kali pertamanya meraih gelar Juara Dunia Catur. Tentunya kemenangan itu tidak hanya menjadi kebahagian Buat Norwegia namun menjadi momen bersejara buat magnus Carlsen karena bulan itu juga ia berulang tahun ke 23 Tahun.

Dengan Kegigihan yang di ekstra ditampilkan oleh Magnus membuahkan hasil yang Indah walau dia harus bersusah payah menghadapi sang Juara Bertahan anand. dan Ia mampu menumbangkan musuhnya dalam langkah ke- 30..Benar kata orang "biarpun kita melawan petarung kelas kakap asalkan kita punya kegigihan Maka peluang untuk menumbangkan lawan itu Sangat Besar". 


Prestasi Lain Sang Juara Catur Dunia

Itulah yang dibuktikan Oleh Pecatur Kelas Dunia Magnus Carlesen,bukan hanya dia juga pernah mencatakan dirinya sebagai Pemain Catur Termuda pada tahun 2010 lalu di FIDE. Norwegia memang patut bangga dengan memiliki pemain catur seperti Magnus dan kita sebagai rakyat Indonesia tentunya sangat menginginkan ada dari salah satu anak bangsa mampu mengukir Gelar Sebagai Juara Pertama dalam kejuaraan Catur Dunia.

Tentunya keinginan tesebut harus dibarengi oleh kesungguhan dari pemerintah untuk membentuk Pecatur Kelas Dunia, tentunya dengan memberikan pelatihan-pelatihan serta penghargaan pada Pecatur Berbakat, untuk anda yang ingin mahir bermain catur sebaiknya bisa Membaca artikel ini " Tips Jitu Bermain Catur" .atau anda ingin memiliki GAMES CATUR YANG BISA DI DOWNLOAD , bisa baca disini "DOWNLOAD GAMES CATUR".

Oke, mungkin ulasan JUARA CATUR DUNIA ini tidak begitu memuaskan buat anda namun harapan saya sebagai penulis mengharapkan para pembacanya memproleh manfaat karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat buat orang lain,, :). Cukup sampai disini dulu dan sampai jumpa pada artikel-artikel menarik laninya tentunya Masih berkaitan dengan Dunia Catur.

Cegah Serangan Jantung Akibat Olahraga Permainan 

Cegah Serangan Jantung Akibat Olahraga Permainan
Image by : Fotosearch
Banyak yang menyenangi olahraga permainan, namun tak sedikit pula yang tidak memahami aturan kesehatannya.
Disebut olahraga permainan, jika dilakukan minimal dua orang dan terdapat kompetisi di dalamnya. Jenis olahraga itu, misalnya bulu tangkis, tenis, sepak bola, renang, futsal, bola voli dan sejenisnya. Karena menyenangkan dan tidak membosankan, jenis olahraga itu banyak digemari. Bahkan, bagi sebagian orang, olahraga tersebut dianggap sebagai salah satu olahraga rutin untuk menjaga stamina.

Kenyataannya tidak demikian.  Bebeda dengan jenis olahraga lain, dalam olahraga permainan kita biasanya terpengaruh dengan kekuatan dan kecepatan lawan bermain kita. Misal, ketika berebut bola dalam permainan futsal, jika lawan berlari, maka kita dituntut untuk bisa mengimbangi kecepatan yang dimiliki lawan. Semakin kencang ia berlari, maka semakin kencang pula kita mengejar. Padahal, kemampuan setiap orang berbeda.

Menurut dr. Michael W. Triangto, SpKO, ahli kedokteran olahraga, berkompetisi dengan orang lain dalam berolahraga bisa berakibat buruk. “Apalagi, jika kondisi kita tidak siap,” ujarnya. “Buat orang awam yang sebelumnya tidak pernah melakukan olahraga rutin, ini sangat berbahaya.”

Risiko yang akan dihadapi, menurut Michael, adalah stres karena peningkatan emosi, cedera fisik, kelelahan, hingga serangan jantung yang bisa berakhir dengan kematian. Karena itu, tidak benar jika olahraga harus dilakukan sampai benar-benar capek atau mengeluarkan keringat banyak. 

Bagi mereka yang bukan atlet, untuk menghindari risiko tersebut, cara yang bijak dalam melakukan olahraga permainan adalah dengan mengukur kemampuan diri sendiri, tidak terpancing emosi dan nafsu untuk memenangkan persaingan, dan berhentilah sebelum benar-benar capek. (Wiko Rahardjo)